Mengetahui Sejarah, Fungsi Neraca Ohaus, dan Jenisnya

Siapa yang tidak mengenal neraca ohaus? Memang bagi masyarakat awam kedengarannya asing. Namun, bagi pelajar, neraca ohaus rasanya sudah tidak asing lagi, karena sudah diajarkan cara penggunaan dan penghitungannya pada mata pelajaran fisika di SD dan SMP. Bagi kalian yang sudah lupa, mari mengingat kembali akan hal tersebut dengan uraian di bawah ini. Di pasar pun terkadang masih sering dijumpai neraca jenis ini, namun kebanyakan orang menyebutnya hanya sebagai timbangan.

Sejarah Neraca Ohaus

Neraca atau timbangan ohaus merupakan salah satu alat ukur massa benda. Neraca Ohaus diciptakan pertama kali oleh ilmuwan dari New Jersey, Amerika Serikat pada tahun 1912. Ilmuwan tersebut bernama Gustav Ohaus, kemudian namanya diabadikan menjadi jenis neraca yang beliau temukan, yaitu Neraca Ohaus.

Fungsi Neraca Ohaus

Neraca Ohaus, digunakan untuk menghitung massa benda yang memiliki ukuran kecil saja, tidak diperuntukkan untuk benda yang berukuran besar. Benda yang dapat diukur juga massanya diperkirakan tidak lebih dari 1 kg, bahkan tidak lebih dari 500 gram. Seperti yang telah dijelaskan, Neraca Ohaus bisa kita temui di pasar-pasar maupun toko-toko. Selain itu, Neraca Ohaus juga sering digunakan di laboratorium untuk menghitung massa suatu benda.

Tingkat ketelitian dari Neraca Ohaus ini cukup detail, yaitu mencapai 0,01 gram. Sehingga dapat menyebutkan massa benda dengan lebih akurat. Oleh sebab itu, Neraca Ohaus sering digunakan di laboratorium. Untuk lebih mengetahui lebih dalam mengenai Neraca Ohaus, kalian bisa mencarinya di pengelasan.net, di sana akan dijelaskan secara detail tentang Neraca Ohaus dan prinsip kerjanya.

Jenis-Jenis Neraca Ohaus

Neraca Ohaus pun memiliki jenis yang berbeda-beda. Apa sajakah jenis-jenis Neraca Ohaus itu? Simak uraian di bawah ini.

1. Neraca Ohaus 2 Lengan

Neraca Ohaus 2 lengan memiliki lengan depan dan lengan belakang. Pada lengan depan dipasang bandul atau anting yang terbuat dari logam, yang bisa digeser untuk menunjukkan massa ketika lengan tersebut seimbang. Umumnya skala yang digunakan adalah puluhan gram.

Kemudian untuk lengan belakang terdapat anting pula dengan skala ratusan gram. Terdapat skala utama dan skala nonius di masing-masing lengannya, untuk skala utama berkisar 0-9 gram dan skala nonius berkisar antara 0-0,9 gram.

2. Neraca Ohaus 3 Lengan

Neraca Ohaus 3 lengan, memiliki tambahan lengan di bagian tengah. Sehingga, lengannya menjadi lengan depan, lengan tengah, dan lengan belakang. Lengan depan memiliki skala satuan gram, lengan tengah memiliki skala ratusan gram, dan lengan belakang memiliki skala puluhan gram. Sama seperti neraca 2 lengan, neraca 3 lengan juga memiliki skala utama dan skala nonius.

3. Neraca Ohaus 4 Lengan

Neraca Ohaus 4 lengan, terdapat 4 lengan yang digunakan sebagai acuan pengukuran. Bentuknya juga memiliki tambahan gantungan sebagai wadah benda ditimbang.

4. Neraca Ohaus Digital

Di era yang serba digital ini, Neraca Ohaus juga mengalami perkembangan menjadi Neraca Ohaus digital. Neraca ini akan langsung otomatis menunjukkan massa di layar. Akibatnya, penghitungan menjadi lebih akurat dibanding menghitung secara manual. Bentuknya pun lebih simple dan mudah dibawa.

Itulah penjelasan singkat mengenai sejarah, fungsi Neraca Ohaus, dan juga jenis-jenisnya. Perkembangan alat ukur massa semakin jauh lebih canggih dengan adanya digitalisasi yang bisa membaca dan menghitung massa secara otomatis. Hal ini mengakibatkan pengukuran massa menjadi lebih tepat dan akurat. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca.